Setelah melewati Jembatan Sungai Ho, hanya beberapa meter ke arah Barat kita sudah bisa melihat pintu masuk ke obyek wisata yeh panes Penatahan yang kini dikelola pihak swasta. Hanya saja kita harsu berhati-hati karena jalan masuk sekitar 200 meter kurang bagus. Jalan berbatu dan agak licin. Namun hal itu tidak akan terasa karena karena kita disambut dengan kesejukan udara pegunungan serta suara gemericik air sungai Ho yang pernah menjadi lokasi syuting drama gong.

Apalagi sudah sampai di pelataran obyek wisata Yeh Panes, suasana sejuk dan panorama  yang indah sudah menyambut.Begitu PENGUNJUNG menginjakkan kaki di pelataran, staf Obyek Wisata yang kini dikelola Espa disambut sala seorang staf bapak Nyoman Tangkas dengan ramah sekaligus mempersilahkan untuk melihat suasana yang ada didalam. Begitu melangkah masuk tercium bau belerang meski tidak begitu menyengat.

Hujan gerimis membuat aroma belerang tidak tercium benar. Begitu masuk nampak dua buah kolam dengan ukuran berbeda berbneda, di bagian atas kolam lebih besar dan di bagian bawah lebih kecil. Nampak dua orang wisatawan tengah melintas dan melihat keindahan pemandangan meski tidak mandi. Salah seorang penjaga yang kebetulan tengah membersihkan kolam mengatakan kolam yang lebih besar merupakna kolam air dingin (biasa) sementara kolam yang di bawah merupakan kolam air panas yang kerap digunakan wisatawan untuk berendam beramai-ramai. Untuk bisa berendam di kolam ini, tamu domestik hanya dikenakan biaya Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak. Bagi wisatawan asing cukup membayar Rp 50 ribu sepuasnya.